LAPORAN KEGIATAN
    24 May 2010

    Lokakarya Pengembangan Sistem Monitoring dan Evaluasi Program Sanitation, Hygiene and Water (SHAW), Yogyakarta, 18-21 Mei 2010

    Sebagai langkah persiapan pelaksanaan program SHAW  yang direncanakan pada tahun 2011, beberapa kegiatan telah disepakati untuk dilaksanakan. Salah satu kegiatan persiapan tersebut adalah pengembangan sistem monitoring dan evaluasi yang akan digunakan dalam pelaksanaan program SHAW. Pelaksanaan lokakarya ini diselenggarakan oleh CD Bethesda sebagai salah satu mitra pelaksana program SHAW, dengan dukungan International Water and Sanitation Center (IRC) sebagai fasilitator utama.
     
    Lokakarya yang dihadiri oleh seluruh mitra pelaksana program SHAW, yaitu Unicef (WASH Section), Yayasan Dian Desa, Plan Indonesia, Rumsram, Pokja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Nasional, ditujukan untuk mengindentifikasi target yang diharapkan akan dicapai 5 tahun ke depan dan pengembangan sistem monitoring untuk mengukur pencapaian target dimaksud. Selain itu, lokakarya ini ditujukan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh mitra pelaksana program terkait dengan kebijakan nasional pembangunan AMPL berbasis masyarakat, peran Pokja AMPL dan Strategi Nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), dengan narasumber pusat Oswar Mungkasa (Bappenas) dan Kementerian Kesehatan (Kristin Darundiyah).
     
    Terkait dengan proses pengembangan sistem monitoring dan evaluasi, fasilitator IRC (Joep Verhagen dan Christine Sybesma) mendesain proses fasilitasi dengan sangat baik dan terpadu. Proses pengembangan dimulai dari identifikasi target yang diharapkan tercapai pada 5 tahun ke depan. Berangkat dari target yang ingin dicapai maka, kemudian dilakukan identifikasi pelaku yang terlibat pada masing-masing tingkatan (kabupaten, kecamatan dan masyarakat).
     
    Hasil dari identifikasi pelaku menunjukan adanya keterkaitan antar pelaku diberbagai tingkatan. Berdasarkan hal tersebut, keterkaitan itu perlu diperjelas dalam bentuk siapa melakukan apa di tingkat mana. Diskusi kelompok selanjutnya difokuskan pada hal tersebut. Setelah berhasil mengidentifikasi siapa melakukan apa dalam rangka mencapai target 5 tahun kedepan, maka diskusi mengerucut pada indikator yang diperlukan untuk menjamin tercapainya target 5 tahun kedepan. Dari hasil identifikasi indikator, diskusi kelompok difokuskan kepada piranti monitoring dan evaluasi untuk masing-masing indikator yang berhasil di identifikasi, serta pelaku monitoring dan evaluasi. Pada hari terakhir lokakarya, diskusi kelompok ditujukan pada pengembangan database untuk menjamin lancarnya proses input data dari berbagai piranti monitoring dan evaluasi yang telah disepakati.
     
    Pada salah satu sesi dalam lokakarya tersebut, dibahas juga beberapa hal penting mengenai persiapan proyek SHAW. Melalui diskusi yang partisipatif, beberapa hal disepakati untuk segera dilakukan setelah lokakarya pengembangan sistem monitoring dan evaluasi ini. Beberapa hal tersebut adalah sebagai berikut:
    a. Lokakarya pembahasan pendekatan program (program approach)
    b. Lokakarya pengembangan petunjuk pelaksanaan program (Project Implementation Document)
     
    Kedua lokakarya tersebut akan dilakukan paling lambat bulan Agustus 2010. FW

WES RI-UNICEF © 2009 Home | Kegiatan | Link |  Download | Sitemap