BERITA WES
    22 April 2010

    Soal Hidup Bersih, Anak SD Saja Bisa

    Adakalanya “menjadi berbeda di tengah khalayak yang seragam” dapat dijadikan pendekatan yang ampuh dalam mengubah perilaku seseorang bahkan sebuah kelompok. Perubahan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang diterapkan oleh siswa-siswa Sekolah Dasar di Provinsi Sulawesi Selatan merupakan contoh yang layak diperhatikan.

     Sekolah Dasar (SD) Negeri Kaluku Bodo Desa Bontomarannu Kec. Galesong Selatan Kab. Takalar patut berbangga hati. Pasalnya, SD ini telah berhasil merintis pembelajaran PHBS bagi murid-muridnya. Di sekolah ini, pesan-pesan PHBS diintegrasikan secara formal ke dalam kurikulum, sementara guru-guru menerapkan metode tutor sebaya di antara siswa untuk membuatnya berjalan. Proses tersebut merupakan buah dari pelatihan untuk guru-guru yang diselenggarakan oleh Water and Environmental Sanitation (WES)-UNICEF bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Takalar.

    Pendekatan tutor sebaya di antara siswa menjadikan upaya perubahan pola hidup sebagai proses yang pribadi, jauh dari dikte dan doktrin. Perubahan yang terjadi didorong oleh rasa malu yang muncul sebagai akibat alamiah dari pengalaman langsung menjadi seorang murid dengan pola hidup tak sehat di tengah-tengah teman sekelasnya yang menerapkan pola hidup sebaliknya.

    Kepala sekolah SDN Kaluku Bodo bertekad untuk meneruskan pembelajaran ini karena dianggap perubahannya terlihat nyata, terlebih dengan mengetahui meningkatnya jumlah siswa yang stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS), perilaku yang paling susah diubah mengingat masyarakat desa sebagian besar tidak memiliki jamban.

    Hingga saat ini, kemajuan hasil pembelajaran PHBS di sekolah dilaporkan ke Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dinas Dikpora). Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan kunjungan monitoring ke sekolah.
    Dampak yang paling penting dari pembelajaran ini adalah menurunnya angka ketidakhadiran siswa karena sakit. Hal ini berarti para siswa telah hidup sehat dan proses belajar tidak lagi terganggu. Dengan berperilaku hidup bersih dan sehat, diharapkan generasi muda Indonesia dapat lebih cerdas dan maju.

    (Andi Bunga Tongeng. Fasilitator Kecamatan Program WASH Kerjasama Pemkab Takalar-UNICEF. ditulis ulang oleh FD)



    Sumber Berita Lain

          

          
WES RI-UNICEF © 2009 Home | Kegiatan | Link |  Download | Sitemap